Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris 1 – 2 Desember 2018

Premier Inggris musim 2018-2019 akan memasuki pekan ke-14. Beberapa duel diprediksi bakal berlangsung ketat dan sarat gengsi sekaligus berpotensi mengubah posisi klasemen sementara. Laga Cardiff vs Wolves akan membuka Matchweek 14.  Lalu, pemuncak klasemen Manchester City akan menjamu Bournemouth pada Sabtu (1/12). Laga Man City vs Bournemouth akan ditayangkan MNC TV.
Pada ahad, Spurs yang di pekan lalu sukses memenangi derby London atas Chelsea kembali dihadang klub ibukota lainnya, Arsenal. Sementara di Merseyside juga akan digelar derby Liverpool vs Everton edisi pertama musim ini. Dua laga derby ini akan disiarkan langsung di cara daftar SBOBET 2019 RCTI pada Minggu( 2/12). MNC TV akan menyiarkan laga Man City vs Bournemouth

Berikut Jadwal EPL Pekan 14

Sabtu, 01 Desember 2018
Cardiff vs Wolves | 03:00 WIB
Crystal Palace vs Burnley | 22:00 WIB
Huddersfield vs Brighton | 22:00 WIB
Leicester vs Watford | 22:00 WIB
Man City vs Bournemouth | 22:00 WIB (MNC TV)
Newcastle vs West Ham | 22:00 WIB

Minggu, 02 Desember 2018
Southampton vs Man United | 00:30 WIB
Chelsea vs Fulham | 19:00 WIB
Arsenal vs Tottenham | 21:05 WIB (RCTI)
Liverpool vs Everton | 23:15 WIB (RCTI)

Preview – Prediksi Man City vs Bournemouth
City tentu akan mengamankan posisi di puncak klasemen dengan meraih kemenangan. Di atas kertas, pasukan Pep Guardiola unggul selevel di atas Bouremouth.

Dengan catatan belum terkalahkan dan selalu memenangi laga kandang, City diprediksi akan mengunci kemenangan. Terlebih Aguero, Sterling, Silva dan Sane tengah dalam motivasi tinggi untuk menjebol gawang lawan. Masih absennya De Bruyne juga tidak akan mengurangi daya gedor tuan rumah.
Prediksi skor akhir: Man City vs Bournemouth : 3 – 1

Preview – Prediksi Arsenal vs Tottenham
Sama-sama mengantongi kemenangan di laga sebelumnya, baik Arsenal maupun Spurs tengah dalam moral bagus. Derby London edisi ini bisa jadi ajang adu ketajaman antara striker tuan rumah, Aubameyang- Lacazette dengan duet Harry Kane – Moura di tim tamu.
Pelatih Arsenal, Unai Emery semakin yakin dengan timnya mampu mengejawantahkan taktik dan strateginya di lapangan. Emery berhasil memperbarui permainan solid sekaligus mengalir ciri khas The Gunners hingga berhasil mencatatkan kemenangan beruntun.

Sementara Spurs juga tengah menanjak dan suskes memetik kemenangan atas Inter di ajang Liga Champions. Meski harus merotasi pemain, pelatih Mauricio Pocchetino mampu mempertahankan performa The LilyWhites. Striker Harry Kane juga semakin menemukan kembali ketajaman dalam mencetak gol. Selain Kane, lini belakang Arsenal juga harus mewaspadai pergerakan gelandang serang Spurs dari second line seperti Lucas Moura, Son, Alli ataupun Eriksen.
Prediksi skor akhir: Arsenal vs Tottenham : 2 – 1

Preview – Prediksi Liverpool vs Everton
Liverpool kembali harus konsentrasi penuh jelang laga derby dengan rival sekota Everton. The Reds segera melupakan kekalahan dari PSG di pentas Liga Champions. Manajer Jurgen Klopp nakal menjadikan laga ini momentum membangkitkan moral dan kepercayaan diri Salah dkk.
Namun, Everton juga siap memberi perlawanan. Di bawah besutan pelatih Marco Silva, The Toffees mulai menapak naik. Sigurðsson dan Richarlison akan menjadi andalan di lini depan, memanfaatkan peluang sekecil apapun dalamsituasi kemelut maupun setpiece.

Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs Everton:
Liverpool: Alisson, Alexander-Arnold, Gomez, van Dijk, Robertson, Fabinho, Shaqiri, Wijnaldum, Mané, Roberto Firmino, Mohamed Salah.
Prediksi skor akhir Liverpool vs Everton : 2 – 1
Everton: Pickford, Mina, Digne, Coleman, Keane, Bernard, Sigurðsson, Gueye, André Gomes, Walcott, Richarlison.

Tiga Pemain yang Mungkin Dilepas Arsenal di Bursa Transfer Januari 2019

Keputusan Arsenal menunjuk Unai Emery sebagai suksesor Arsene Wenger terbilang cukup memuaskan. Selain cepat beradaptasi, Emery juga mampu mendeteksi kekuatan dan membawa atmosfer positif bagi skuad Arsenal. Meskipun The Gunners sempat terseok di dua laga pembuka Liga Inggris, namun para pemain mampu bangkit dan meraih hasil inpresif kemenangan beruntun dan tak terkalahkan 16 pertandingan di semua ajang kompetisi musim ini. Arsenal pun berpeluang untuk finis di posisi empat besar. Kiprah mereka di Liga Europa pun bisa saja mencapai puncak final dan berbuah trofi.

Selain kaya soal taktik dan formasi, Emery juga mampu memanage rotasi pemain. Dan hingga pekan 13, pelati hasal Spanyol itu agaknya mulai diminta mengevaluasi beberapa pemain Arsenal yang penampilannya tidak sesuai ekspektasi dan mungkin harus segera dilepas. Atau, juga karena keputusan manajemen tidak memperpanjang kontrak pemain yang segera berakhir. Berikut ini pemain Arsenal yang kemungkinan bakal hengkan pada Januari 2019 seperti dilansir Fox Sports.

Aaron Ramsey
Ramsey sudah gencar dikaitkan dengan sejumlah klub Inggris dan Eropa menyusul kandasnya negosiasi perpanjangan kontrak baru di Arsenal. Pemain Wales itu sekarang dikaitkan dengan kepindahannya pada Januari, dengan klub seperti Bayern Munchen, Juventus dan Everton tertarik menggunakan jasa.

Arsenal jelas enggan melepas Ramsey tanpa mahar sepeser pun. Karenanya, Emery harus melepasnya pada bulan Januari agar bisa mendapatkan uang dari penjualan pemain berusia 27 tahun tersebut.

Shkodran Mustafi
Bek timnas Jerman direkrut Arsene Wenger pada musim panas 2016 untuk memperkuat barisan pertahanan terutama mengantisipasi duel di udara. Namun, penampilan Mustafi tidak bisa konsisten dan cenderung membuat kesalahan.
Tren itu terus berlanjut pada musim ini. Ia bisa tampil solid melawan tim-tim seperti Liverpool. Namun, penampilannya mengecewakan ketika melawan tim yang relatif lebih lemah seperti Cardiff dan Crystal Palace.

Mustafi sejatinya pemain bertahan yang diperhitungkan ketika on fire. Namun, kecenderungan meninggalkan posisinya sehingga membuat pertahanan The Gunners melompong.
Arsenal bisa saja melepas Mustafi. Valencia mungkin bisa menjadi destinasi selanjutnya bagi sang pemain.

Carl Jenkinson
Direkrut dari Charlton dengan biaya sekitar 1 juta pounds pada tahun 2011, Jenkinson menjalani masa peminjaman yang gagal dengan tim-tim seperti Birmingham dan West Ham United sebelum ditarik kembali menjelang musim ini.

Jenkinson hanya tampil dalam dua pertandingan untuk Arsenal sepanjang musim, melawan Sporting di Liga Europa dan Blackpool di Piala EFL. Dia bisa meninggalkan klub pada bulan Januari untuk mengurangi beban gaji The Gunners.

Legenda MU Tuding Jose Mourinho Belum Temukan Komposisi Terbaik

Performa Manchester United di musim 2018/19 terbilang kurang memuaskan. Figur manajer Jose Mourinho pun di bawah sorotan suryakanta bukan hanya oleh fans, tapi juga beberapa legenda klub. Satu yang belakangan cukup vokal mengkritisi Mourinho adalah Paul Ince. Eks gelandang Manchester United itu menuding Jose Mourinho masih kebingungan dalam menentukan starting XI terbaik Setan Merah.

 Datang di musim 2016, Mourinho semestinya sudah memiliki cukup waktu membangun tim dan mengembangkan potensi yang dimiliki United. Namun, hasilnya seakan sebaliknya. Atmosfer kurang kondusif justru menghampiri jelang awal musim ketika United menjalani tour pra-musim di AS. Kala itu Jose Mourinho justru memicu konflik dengan beberapa pemain dan bahkan dengan petinggi klub, Ed Woodward.
Meski perlahan Jose bisa memperbaiki suasan dan mulai mengurangi kontroversi statement di depan media, namun penampilan Setan Merah tak kunjung membaik. Kemenangan atas Juventus di ajang Liga Champions bisa dianggap sebagai sebuah kemenangan ‘besar’. Sayangnya, usai jeda internasional, United kembali stagnan ketika hanya bermain imbang 0-0 dengan Crystal Palace di Old Trafford. Tak pelak, suara sumbang para suporter semakin gregetan. MU kini turun ke posisi tujuh klasemen sementara EPL dengan raihan 21 poin dari 13 pertandingan.

Paul Ince lantas menilai United memang belum menemukan kerangka tim setidaknya pemain tetap di tiap lini. Wajar, mungkin hanya posisi penjaga gawang saja yang permanen dipegang kiper David De Gea. Deretan lini pertahanan pun kerap mengalami rotasi. Smalling jadi paling reguler. Kadang bertandem dengan Baily, namun belakangan Mou memilih Lindelof. Posisi full back pun demikian. Ashley Young mengisi pos kanan yang sebelumnya ditempati kapten Antonio Valencia.
Ince kemudian mempredksi bahwa Mourinho pasti nanti akan melakukan perubahan lagi dalam formasi pemainnya. Hal ini disebutnya terjadi karena menurutnya manajer asal Portugal itu masih belum bisa menemukan komposisi starting XI terbaiknya di MU.

“Ia mengubahnya karena ia tidak yakin apa starting XI terbaiknya. Ia telah mengubahnya berkali-kali,” cetusnya pada Match of the Day 2.

“Setelah tiga tahun, dan dana yang ia habiskan, ia masih tidak tahu. Sebagai seorang manajer, untuk mendapatkan kohesi dan konsistensi, Anda harus mengatakan ini adalah XI yang saya percayai, kecuali ada unsur cedera dan skorsing,” cetusnya.
“Jika mereka mulai melakukan itu, mereka mungkin mulai bisa tampil lebih baik,” cetusnya.

Paul Ince mengaku heran mengapa Jose Mourinho menempatkan Marouane Fellaini di lini serang sementara Alexis Sanchez tak ditempatkan di posisi yang semestinya di pertandingan kontra Crystal Palace.

Pergantian pemain inilah yang akhirnya dikritik oleh Ince. Ia heran mengapa Mourinho lebih memilih memainkan Fellaini di depan ketimbang Sanchez.

“Para penggemar mencemooh pada akhir pertandingan dan itu tidak seperti Manchester United. Kita sedang berbicara tentang United, tanpa mengurangi rasa hormat ke Palace, tetapi membawa Fellaini lebih dahulu ketimbang Sanchez, apa rencananya?” katanya pada Match of the Day 2.

“Ketika United tidak dapat mencetak gol, masukkan Fellaini, pakai strategi bola-bola panjang, Palace sudah siap untuk itu. Mereka mengandalkan keberuntungan,” cetusnya.

MU akan berhadapan melawan Young Boys di Liga Champions. Setelah itu MU akan bertarung melawan Southampton. Pertandingan ini akan dihelat di St Mary’s Stadium.